Selasa, 30 Maret 2010 12:32 WIB Internasional Share :

Pria AS mengaku berencana bunuh Obama

Washington— Seorang pria Amerika Serikat, Senin (30/3), mengaku bersalah dengan berkomplot untuk melakukan pembunuhan yang ditargetkan kepada orang Amerika keturunan Afrika, termasuk calon presiden saat itu Barack Obama, kata Departemen Kehakiman.

Daniel Cowart, 21, dari Bells, Tennessee, mengatakan dia telah merencanakan dengan Paul Schlesselman dari West Helena, Arkansas, untuk merancang pembunuhan berlatar belakang rasialis terhadap puluhan orang.

Dia mengatakan ia merancang puncak penyerangan adalah dengan membunuh Obama, yang pada saat itu adalah seorang senator AS dan kandidat presiden.

“Meskipun terdapat kemajuan besar dalam hak-hak sipil, rencana ini tak mungkin dilakukan sebagai peringatan bahwa aksi kekerasan yang dibangkitkan oleh kebencian masih ada di negara kita,” kata Thomas Perez, asisten jaksa agung untuk bidang hak-hak sipil.

Berdasarkan ketentuan perjanjian permohonan pembelaan, Cowart menghadapi ancaman hukuman penjara antara 10 dan 75 tahun. Schlesselman mengaku bersalah pada Januari dan menghadapi hukuman penjara 10 tahun.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…