Selasa, 30 Maret 2010 12:01 WIB News Share :

Polisi
Ledakan di Makassar diduga dari tabung gas

Makassar— Ledakan keras yang terjadi dari sebuah kamar kos-kosan di Pondok Assalam, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (30/3) diduga berasal dari tabung gas yang bocor.

Kapolda Sulselbar, Irjen Pol. Adang Roechjana yang baru saja meninjau lokasi ledakan mengatakan, indikasi sementara berasal dari tabung gas yang bocor.

“Untuk sementara ledakan berasal dari tabung gas elpiji, dengan indikasi ada bagian tutup tabung yang bocor,” ujar Kapolda kepada wartawan, Selasa (30/3).

Tapi, itu baru dugaan sementara, Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tim Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Polda Sulselbar, yang dibantu tim penjinak bom.
“Biarlah ini ditangani mereka dan kesimpulan akhir, kami akan informasikan nanti,” tuturnya.

Meski demikian, lanjut dia, bila melihat isi kamar kos-kosan yang berukuran kecil hanya 3 meter dengan panjang 3,5 meter dan tinggi 3 meter, tentunya bila terjadi ledakan akan menimbulkan pengaruh yang cukup besar.

Akibat ledakan tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Faisal. Nurhayati mengalami luka bakar di tubuh dan lengan. Sedangkan Ilham mengalami luka bakar di kepala dan Nirmala luka di badian kaki.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…