Selasa, 30 Maret 2010 13:26 WIB News,Hukum Share :

Orang tua 4 bocah, tuntut pelaku diproses hukum

Depok–Fatmawati, ibu dari Topik, 14, salah satu bocah yang dianiaya belasan anggota Kostrad Divisi I Cilodong, tampak geram. Dia meminta para anggota militer yang telah membuat anaknya babak belur diproses hukum.

“Saya tidak ikhlas anak saya dibeginikan (dianiaya). Coba saja, bapak-bapak tentara itu mau nggak anaknya disiksa kayak begni,” ungkap Fatmawati dengan nada tinggi di rumahnya, RT 2/RW III Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Selasa (30/3).

Fatmawati yang berstatus janda ini berharap ada keadilan bagi anaknya. Menurutnya, Topik tidak pernah melakukan pencurian sepeda milik salah satu anggota Kostrad.

“Saya mohon ada keadilan bagi anak saya. Orang tua mana yang rela anaknya diperlakukan seperti ini,” tutur wanita yang menggantungkan nafkah sebagai buruh cuci harian ini.

Saat ini, Topik tampak masih trauma. Remaja tanggung itu terlihat tidak banyak bicara saat sejumlah wartawan mencoba bertanya tentang kekerasan yang dialaminya.

Sejumlah luka lebam tampak menghiasi wajah dan anggota tubuh bocah tersebut. Kedua sikut bocah tersebut juga tampak besot seperti habis terseret.

Topik dan tiga orang temannya, Ucok, 10, Yusuf, 14, dan Yana, 14, dianiaya sejumlah anggota Kostrad Divisi I Cilodong, Minggu (28/3) lalu. Mereka dituduh telah mencuri sepeda milik seorang anggota Kostrad. Namun tuduhan tersebut tidak pernah terbukti.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…