Selasa, 30 Maret 2010 19:27 WIB Sukoharjo Share :

Motor vs bus, satu tewas

Sukoharjo (Espos)–Satu orang pengendara motor tewas seketika akibat kecelakaan dengan bus jurusan Wonogiri-Solo di Pandowo, Joho, Selasa (29/3), sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasar informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan antara motor dengan bus terjadi di Pandowo RT 01/VI Joho, Sukoharjo. Akibat kecelakaan itu, satu orang pengendara motor Honda Revo dengan nomor polisi (Nopol) AD 6937 KT, Nanang, warga Tanjung Jarak, Nguter, Nanang tewas di lokasi. Sementara sopir Bus Estu Mulya dengan Nopol AD 1520 BG Jevi dan keneknya Suprihadi diamankan pihak kepolisian.

Salah seorang saksi mata, Wahid Hasyim menjelaskan, saat kejadian dirinya sedang berada di bengkel yang lokasinya berdekatan dengan TKP.

“Waktu sedang memperbaiki bangku saya mendengar ada bunyi dak cukup keras dari arah utara. Ternyata bus yang melaju dari arah timur menyenggol motor,” jelasnya ketika dijumpai wartawan, Selasa (30/3).

Wahid menambahkan, mulanya dia tidak tahu kalau pengendara motor tewas seketika.

Wahid menjelaskan, kemungkinan tabrakan kemarin disebabkan pengendara kendaraan bermotor tidak mengindahkan lampu lalu lintas.
“Kalau melihat lampu, harusnya dari arah utara harusnya masih merah. Tapi ya tidak tahu lagi karena pengendara bermotor tidak berhenti,” ujar dia.

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Sis Raniwati membenarkan terjadinya kecelakaan di Joho. “Memang ada satu orang tewas seketika di kecelakaan Joho,” jelasnya kepada wartawan.

Sis menjelaskan, kecelakaan yang terjadi kemarin akibat pengendara sepeda motor yang terburu-buru kerja sementara hujan mulai turun. Sehingga, pengendara itu melanggar lampu merah.

aps

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…