Selasa, 30 Maret 2010 17:07 WIB News,Hukum Share :

MA
Hakim kasus Gayus tak terbukti terima suap

Jakarta— Mahkamah Agung (MA) sudah menurunkan Badan Pengawasan Internal untuk meminta keterangan hakim yang menangani kasus pajak Gayus Tambunan. Hasilnya, MA tidak menemukan adanya penyuapan kepada hakim yang memvonis bebas pegawai pajak golongan IIIA yang memiliki dana Rp 25 miliar itu.

“Setelah diadakan pemeriksaan, Badan Pengawasan Internal MA mengatakan tidak ada bukti yang mengindikasikan adanya penyuapan dalam putusan perkara pajak,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, di Gedung MA, Jakarta, Selasa (30/3).

Menurut dia, Badan Pengawasan Internal MA itu sudah diturunkan selama dua hari, Senin (29/3) dan Senin hari ini. Tujuan Badan Pengawasan Internal MA itu untuk meminta keterangan kepada majelis yang menangani perkara Gayus Tambunan.

“Ini murni putusan yuridis. Pertimbangannnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Nurhadi.

Kendati demikian, MA memberi peluang kepada Satuan Tugas Pemberantasan (Satgas) Mafia Hukum dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bila punya bukti lain.

Terutama bukti terhadap majelis yang menangani, bila terdapat penyimpangan atau penyuapan. “Silakan diproses secara hukum. Satgas dan KPK silakan tindak lanjuti kalau punya bukti-bukti,” ujar dia.

vivanews/rif

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….