Selasa, 30 Maret 2010 12:37 WIB Hukum Share :

Dituduh curi sepeda, 4 bocah dipukuli belasan anggota TNI

Depok— Empat bocah dipaksa mengaku oleh belasan anggota TNI AD telah mencuri sepeda. Bahkan wajah keempat bocah itu babak belur akibat bogem mentah para anggota militer itu.

Ucok, 10, Yusuf, 14, Topik, 14 dan Yana, 14, diambil dari rumah mereka, RT 2/RW III Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Minggu (28/3) lalu. Mereka pun dibawa ke Markas Kostrad di Cilodong.

“Saya diambil pas lagi di rumah,” ujar Ucok saat ditemui di rumahnya, Selasa (30/3).

Ucok pun mengaku dipukul, ditendang bahkan hingga diikat di tiang untuk mengakui perbuatan itu. Hal yang serupa juga dialami tiga temannya. Memar di paha, mata, serta badan menandakan jelas adanya pemukulan itu.

Mereka berempat pun digiring ke Polsek Sukmajaya. Yang aneh, meski tidak bisa membuktikan adanya tindak kejahatan, mereka dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…