Selasa, 30 Maret 2010 18:22 WIB Tak Berkategori Share :

BI
Penjualan sektor riil diprediksikan meningkat

Semarang (Espos)--Kantor Bank Indonesia (BI) Semarang memprediksikan, penjualan sektor riil dalam tiga sampai enam bulan ke depan akan mengalami peningkatan.

Pasalnya, menurut Deputi Pimpinan BI Semarang, Mahdi Mahmudy karena mempertimbangkan kondisi harga di pasar saat ini yang cenderung stabil.

“Ini juga dipicu suku bunga kredit bank pada tiga dan enam bulan diperkirakan terjadu penurunan,” katanya kepada wartawan di Semarang, Selasa (30/3).

Penurunan suku bunga kredit bank ini, lanjut ia, menyusul stabilnya tingkat suku bunga acuan (BI rate) dalam kurun waktu beberapa waktu terakhir ini.

Lebih lanjut Mahdi menyatakan, dengan kondisi ini penjualan sektor riil di Kota Semarang pada Februari 2010 mengalami peningkatan.

“Hasil survei penjualan eceran yang dilakukan Kantor BI Semarang Februari 2010 menunjukkan indeks riil penjualan secara umum mengalami peningkatan sebesar 3,03%,” paparnya.

Dengan kelompok peralatan pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebagai penggerak utamanya menyumbangkan kenaikan sebesar 22,56%.
Disusul kelompok perumahan dan bahan bakar (9,80%), kelompok obat-obatan, perawatan jasmani, dan kosmetika (7,74%), kelompok transportasi dan komunikasi (0,73%). Kelompok bahan makanan (0,64%), dan kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau (0,10%).

oto

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…