Selasa, 30 Maret 2010 19:55 WIB Solo Share :

Baru terima 60%, Atlet tinju pertanyakan bonus Porprov

Solo (Espos)–Sejumlah petinju peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2009 mendatangi DPRD Solo, Selasa (30/3), mempertanyakan pelunasan bonus yang hingga saat ini belum dicairkan.

Saat ini, petinju Solo yang meraih medali dalam Porprov baru memperoleh 60% bonus dari total bonus yang dijanjikan yaitu Rp 20 juta untuk peraih medali emas, Rp 10 juta peraih medali perak dan Rp 5 juta peraih medali perunggu.

Menurut Koordinator Komisi Teknik Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Solo, Yonathan Gembong, pihaknya sengaja datang ke DPRD Solo untuk mempertanyakan bonus sebab hingga saat ini atlet dan pelatih yang berprestasi dalam Porpov belum menerima bonus secara penuh seperti yang dijanjikan.

“Kami minta adanya kepastian pelunasan bonus. Khusus untuk cabang tinju, pada Porprov lalu, tinju menjadi juara umum dengan meraih lima emas, dua perak dan empat perunggu,’’ jelas dia kepada wartawan di Gedung Dewan.

Jumlah medali itu, kata dia, melebihi target dari KONI Solo yaitu dua emas. Selain itu, lanjut dia, dalam Porprov sebelum-sebelumnya, cabang tinju belum pernah menjadi juara umum dan baru dalam Porprov 2009 di Solo, tinju menjadi juara umum.

Selain Yonathan, dua atlet tinju yang meraih medali emas dalam Porprov juga ikut datang yaitu Willis Boy Riripoy (kelas berat ringan 81 Kg), Lapi Kudri Gagal (kelas ringan 60 Kg).

Dia menyatakan, 60% bonus sudah diterima sejak September lalu. Selain atlet, pelatih juga mendapatkan bonus yaitu Rp 10 juta untuk emas, Rp 5 juta untuk perak dan Rp 3 juta untuk perunggu.

Dia mengungkapkan, belum lunasnya bonus atlet dan pelatih berprestasi itu juga dialami oleh cabang olahraga lainnya.

“Cabang lainnya juga mengalami hal yang sama,” ungkap Yonathan yang juga menjadi pelatih tinju di Sasana Sparta DMC Boxing Camp itu.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, pihaknya sempat mencari informasi mengenai bonus Porprov di KONI Solo karena sempat ada kabar bonus akan cair bulan Maret ini. Namun, imbuh dia, pihak KONI meminta untuk menanyakan hal itu ke Disdikpora.

Ketua Komisi IV DPRD Solo Zaenal Arifin menjelaskan, dalam anggaran tahun 2010, KONI telah dianggarkan dana senilai Rp 3,5 miliar dan sebanyak Rp 1,86 miliar digunakan untuk pelunasan bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi dalam Porprov lalu.

Dia menjelaskan, kemungkinan bonus itu bisa dicairkan pada bulan April atau Mei mendatang.

dni

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…