Selasa, 30 Maret 2010 15:08 WIB News,Hukum Share :

Aniaya 4 bocah, 3 anggota Kostrad diperiksa provos

Jakarta— Buntut penganiayaan 4 bocah, tiga anggota Kostrad Divisi I Cilodong bagian peralatan diperiksa oleh provos. Tidak tertutup kemungkinan, kasus ini juga dilimpahkan ke POM TNI.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Kostrad, Letkol Inf Husni, saat dihubungi wartawan melalui telepon, Selasa (30/3).

“Tiga orang sudah diproses di provos. Ya nanti kalau perlu dibawa ke POM,” ujar Husni.

Husni menuturkan, kasus pemukulan tersebut terjadi pada Minggu (28/3) lalu, sekitar pukul 01.00 WIB. Keempat bocah tersebut kedapatan memasuki perumahan Detasemen Peralatan Kostrad Divisi I Cilodong, Depok, Jawa Barat.

“Anggota yang curiga pun kemudian bertanya. Ya mungkin karena sesuatu hal, di situ terjadi pemukulan. Tapi bukan oleh anggota Kostrad saja, tapi juga warga lainnya,” ujar Husni.

Menurut Husni, sebenarnya kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan di Polsek Sukmajaya. Karena itu, sambung Husni, dirinya heran mengapa kasus ini ramai kembali.

“Kita akan perjelas kasus ini. Kita juga nanti akan minta keterangan dari para korban,” tutur Husni.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota Kostrad Divisi I Cilodong melakukan penganiayaan terhadap 4 bocah laki-laki. Keempat remaja itu masing-masing, Topik, 14, Ucok, 10, Yusuf, 14 dan Yana, 14. Mereka dituding telah mencuri sepeda salah satu anggota Kostrad tersebut. Namun tuduhan tersebut tidak terbukti.

dtc/rif

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….