Selasa, 30 Maret 2010 13:42 WIB News Share :

Anggaran Pilkada di Jateng belum tuntas

Semarang–Anggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) di 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah ada yang belum tuntas di antaranya masih ada daerah yang anggarannya baru cair untuk satu putaran, bahkan ada yang belum cair.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng Ida Budhiati mengatakan daerah yang anggaran pilkadanya baru cair untuk satu putaran yakni untuk Pilkada Purworejo dan yang belum cair adalah anggaran untuk Pilkada Blora.

Anggaran satu putaran tersebut disebabkan, minimnya anggaran yang disediakan pemerintah daerah setempat. Belajar dari hal tersebut, KPU Provinsi Jateng mengimbau pemerintah daerah setempat menyusun anggaran cadangan untuk persiapan menghadapi pilkada yang masih akan diselenggarakan tahun 2011, 2012, atau 2013.

Filosofi penyiapan dana cadangan agar penggunaan APBD tidak dalam satu tahun anggaran, sehingga dapat meringankan beban anggaran, diatur dalam Permendagri.

“Dana cadangan tersebut, diatur dalam Permendagri Nomor 44 Tahun 2007, sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Belanja Pemilu Kepala Daerah,” katanya di Semarang, Selasa (30/3).

Penyediaan dana cadangan tersebut, merupakan solusi bila anggaran yang tersedia belum tercukupi. Sementara anggaran belum tersedia, maka pemerintah daerah bisa menyediakan anggaran dengan mendahului anggaran.

“Jadi pemda setempat bisa mendahului anggaran untuk menyediakan dana pilkada,” katanya.

Tahun 2010, di Jateng terdapat 17 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada. Ke-17 kabupaten/kota tersebut yakni, Kota Pekalongan, Kabupaten Kebumen, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Blora, Kabupaten Kendal, Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Pemalang.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…