Senin, 29 Maret 2010 16:04 WIB News Share :

Toko komputer dibobol maling, 15 LCD dan 5 laptop amblas

Salatiga (Espos)--Sekelompok pencuri diketahui telah beraksi di sebuah toko dan servis komputer Denka yang berada di Sidorejo, Salatiga, Senin (29/3). Sedikitnya 15 monitor LCD dan lima buah laptop senilai total hingga Rp 35 juta dibawa kabur pelaku yang diduga berjumlah lebih dari seorang.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari Mapolres Salatiga, toko milik Ardian tersebut diduga dibobol malam hari sebelumnya ketika dalam keadaan tak berpenghuni. Pelaku masuk ke dalam toko yang berada di Jl Jambewangi ini dengan cara menjebol kunci gerbang dan jendela.

Dengan banyaknya barang yang mereka ambil, pencuri diperkirakan membawa kendaraan roda empat untuk membawa kabur LCD dan laptop tanpa diketahui warga.

Korban baru menyadari tokonya disatroni maling begitu dilapori tetangganya yang berada disebelah toko, Aninditya, 28. Saksi mengatakan sekitar puku 05.00 WIB ia melihat toko korban sudah dalam keadaan terbuka.

“Saat itu saya sedang mengantar istri, saya curiga pintu dan jendela toko sudah dalam keadaan terbuka. Padahal tidak ada orang di dalam,” paparnya kepada petugas saat melapor ke Polsek Sidorejo.

Tak lama, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan jenis dan jumlah barang yang hilang dicuri.

Menurut adik korban, Candra, 30, kerugian material yang dialami kakaknya akibat peristiwa itu sekitar Rp 35-an juta. Kasus tersebut kini dalam penyelidikan polisi.

kha

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…