Senin, 29 Maret 2010 14:23 WIB News Share :

Susno resmi minta perlindungan hukum ke DPR

Jakarta–Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Susno Duadji meminta perlindungan hukum ke Komisi III Bidang Hukum DPR. Susno menilai pemeriksaan Tim Propam yang menggunakan Peraturan Kapolri itu belum diundangkan.

“Kami mengajukan surat permohonan perlindungan hukum ke Komisi Tiga terkait diberlakukannya peraturan Kapolri yang belum diundangkan,” kata kuasa hukum Susno, Henry Yosodingrat, di Jakarta, Senin (29/3).

Henry mengatakan surat permohonan itu telah dilayangkan kepada sekretariat DPR. “Mereka kan masa reses, tapi surat sudah kita masukkan,” kata dia.

Dia membantah jika Susno dikatakan tidak kooperatif dalam pemeriksaan. Susno, selalu memenuhi panggilan penyidik dalam setiap pemeriksaan asalkan sesuai dengan peraturan.

“Apapun istilahnya, mau diperiksa apabila menggunakan undang-undang yang berlaku,” kata dia. Seperti diketahui, pada Jumat 26 Maret yang lalu Susno menolak untuk diperiksa Propam.

Susno beralasan Propam menggunakan Peraturan Kapolri Nomor 7 tahun 2006 dan Peraturan Kapolri Nomor 8 tahun 2006.

Menurut Susno, kedua Peraturan Kapolri itu tidak sah digunakan untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik profesi dan disiplin kepada dirinya.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…