Senin, 29 Maret 2010 19:21 WIB Issue Share :

Rukun Budoyo borong piala di FKS 1

Solo (Espos)–Kelompok Rukun Budoyo asal Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres  tampil sebagai penyaji terbaik pertama  Festival Ketoprak Solo  (FKS) 1 yang digelar Jumat-Minggu (26-28/3), di Gedung Kesenian, Taman Balekambang Solo.

Pencapaian itu, memberi angin segar bagi sutradara dan penulis naskah Rukun Budoyo, Wawan Indriarto yang baru sebulan terakhir terkena PHK dari perusahaan tempat dia bekerja.

“Saking sibuknya menyiapkan FKS 1 bersama teman-teman di Rukun Budoyo, saya malah lupa kalau habis kena PHK. Kami bahagia dan antusias berkumpul bersama nguri-uri kebudayaan Jawa,” mantan satpam di sebuah bank itu.

Dalam FKS 1, Rukun Budoyo memboyong warganya untuk bersama-sama memainkan lakon Lembusuro, Sabtu (27/3) malam. Anggota kelompok ketoprak yang baru berumur setahun ini terdiri dari berbagai latar belakang profesi, seperti polisi, tukang batu, buruh pabrik, dan PNS.

“Lurah Jebres, Tamso juga ikut main. Kami biasanya latihan di kelurahan.Untuk FKS 1 ini, kami cuma latihan enam kali. Warga pun senang sekali bisa memborong tiga piala,” terang Wawan.

Selain penyaji terbaik, Rukun Budoyo menyabet iringan terbaik dan aktor terbaik atas nama Joko Santoso. Sementara penyaji terbaik kedua jatuh pada Komunitas Warung dari Danukusuman, Serengan dan penyaji terbaik ketiga disabet Lelono Langen Budoyo dari Baluwarti, Pasar Kliwon.

hkt

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…