Senin, 29 Maret 2010 14:29 WIB News Share :

PMI masih kekurangan jutaan kantong darah

Bandung–Indonesia masih kekurangan jutaan kantong darah. Mulai tahun ini, Palang Merah Indonesia menargetkan penyediaan darah hingga 3-4 juta kantong.

Menurut Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, persediaan darah di Indonesia baru berkisar 1,7 juta kantong per tahun. Padahal kebutuhannya mencapai sekitar 4 juta kantong darah.

“Kita menargetkan pengumpulan 3-4 juta kantong darah mulai 2010-2011,” kata Kalla di sela Musyawarah Kerja Nasional PMI di Bandung, Senin (29/3).

Pengumpulan darah itu menjadi prioritas PMI di bawah kepemimpinan Kalla. Untuk menjaring lebih banyak pendonor darah, PMI akan membuka gerai donor darah di mal dan kampus. Selain itu, PMI menyediakan layanan antar darah ke rumah sakit, serta membuat pabrik kantong darah.

Prioritas PMI lainnya adalah penanggulangan bencana alam dan kesehatan sosial. Menurut Kalla, PMI akan ikut melakukan penghijauan.

“PMI jangan hanya bicara di hilir saja, tapi juga di hulu bencana alam,” ujar dia.

Adapun di Jawa Barat, PMI baru memiliki 23 Unit Tranfusi Darah dari 26 Kota dan Kabupaten yang ada. Dari catatan PMI Jabar, penerimaan darah selama 2009 baru mencapai 274. 416 kantong dari kebutuhan sebanyak 304.744 kantong darah.

tempointeraktif/fid

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…