Senin, 29 Maret 2010 14:01 WIB News Share :

Pemecatan Gayus terganjal aturan PNS

Jakarta–Pemecatan Gayus Tambunan belum bisa dilakukan karena terganjal rambu-rambu hukum pemecatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pihak Ditjen Pajak harus memanggil lagi Gayus Tambunan yang kini sudah kabur ke Singapura.

Menurut Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Hekinus Manao, berdasarkan ketentuan, Gayus Tambunan akan segera dipecat setelah yang bersangkutan dipanggil sebanyak tiga kali.

“Segera dipecat, tapi tetap melalui rambu-rambu hukum pemecatan PNS. Menurut ketentuan, yang bersangkutan harus dipanggil sampai dengan 3 x 24 jam, dan kalau itu bisa dilewati maka pemecatan baru bisa dijatuhkan,” ujar Hekinus Manao, Senin (29/3).

Hekinus menyatakan pihaknya baru melakukan panggilan pertama. Hari ini direncanakan pihaknya akan kembali memanggil Gayus untuk pemeriksaan. “Kita akan melayangkan panggilan kedua hari ini,” ungkapnya.

Direktorat Kepatutan Internal Transformasi Sumber Daya Aparatur (Kitsda) Ditjen Pajak, Bambang Basuki sebelumnya mengatakan, pihaknya akan segera memberhentikan secara tidak hormat Gayus Tambunan karena terbukti melanggar kode etik dan pelanggaran disiplin. Kepada Kitsda, Gayus sudah mengakui perihal ‘duit gelap’ Rp 370 juta di rekeningnya.

Nama Gayus Tambunan moncer setelah mantan Kabareskrim Susno Duadji bersuara soal adanya makelar kasus pajak senilai Rp 25 miliar. Kasus markus pajak Rp 25 miliar turut menyeret nama pegawai pajak Gayus Tambunan dan memunculkan gerakan menolak bayar pajak karena masyarakat muak dengan perilaku Gayus.

Sebagai pegawai pajak dengan golongan IIIA, namun kekayaan Gayus cukup membuat geleng-geleng diantaranya rumah mewah di Gading Park View dan apartemen di Cempaka Mas termasuk mobil mewah yang terparkir di halamannya.

Pengadilan Negeri Tangerang memvonis Gayus Tambunan bebas dalam perkara penggelapan pajak, Jumat (12/3) lalu.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Sibuk Main Ponsel, Perempuan Ini Jatuh dari Jembatan Penyeberangan

Sebuah kisah tragis menimpa perempuan Tiongkok yang terlalu sibuk bermain ponsel saat berada di jembatan penyeberangan. Solopos.com, SUZHOU – Penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya. Hal ini terbukti pada perempuan asal Kota Anhui, Shuzou, Tiongkok. Perempuan yang tak diungkap identitasnya…