Senin, 29 Maret 2010 19:28 WIB Klaten Share :

Lagi, seorang warga tewas tersambar Prameks

Klaten (Espos)–Warga Dusun Gatak, Desa Tangkisan, Kecamatan Jogonalan, Harso Paiso, 78, tewas seketika setelah tubuhnya tersambar kereta api (KA) Prambanan Ekspress (Prameks), Senin (29/3) sore.
Tubuh kakek tua itu terluka parah dan terpental seusai ditabrak KA yang lewat di perlintasan tanpa palang pintu antara Desa Tangkisan Pos dan Desa Ketitang, Jogonalan.

Keterangan yang dihimpun Espos, menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Mulanya, korban yang menaiki sepeda onthel berjalan pelan-pelan hendak menyeberangi rel KA dari arah utara.
Diduga kurang waspada, korban tak mengetahui bahwa ada KA yang melaju kencang dari arah timur. Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha berteriak memperingatkan, namun korban tidak mendengar.

Nahas, saat posisinya berada di tengah rel KA, korban tertabrak KA Prameks berkecepatan tinggi. Korban terlempar sejauh 10 meter dan sepeda kesayangannya remuk dilindas KA. Saksi mata yang juga tetangga korban, Suronto, 45, mengatakan, tabrakan berlangsung sangat cepat dan tahu-tahu tubuh korban tersambar KA. Menurutnya, korban biasa menyeberangi rel untuk mencari rumput.

Petugas Polsek Jogonalan dan Polres Klaten yang datang ke TKP segera mengevakuasi korban. Kapolres Klaten, AKBP Agus Djaka Santosa melalui Kapolsek Jogonalan AKP Joni Susilo membenarkan adanya kejadian itu. Dia mengatakan, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

rei

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…