Senin, 29 Maret 2010 17:26 WIB Hukum Share :

Jambret babak belur dihajar warga

Solo (Espos)–Pelaku penjambretan di depan Swalayan Nova Baturan, Colomadu, Karangnyar, Senin (29/3) sekitar pukul 09.30 WIB babak belur dimassa warga. Sebelumnya, antara pelaku penjambretan yang belakangan diketahui bernama Agus Santiyo, 31, warga Tohudan, Colomadu, Karanganyar terlibat aksi kejar-kejaran dengan korban dengan dibantu warga sekitar.

Informasi yang berhasil dihimpun Espos, kali pertama korban yang bernama Sugiyanti, 30, warga Kepoh RT 5/ RW I, Sembungan, nogosari, Boyolali mengendarai sepeda motor Jupiter Nopol AD 5951 NM dari arah Pom bensin Baturan, Colomadu ke arah Banyuanyar, Solo. Tepat di depan swalayan Nova Baturan, tersangka yang diduga sejak awal membuntuti korbannya langsung menyambar tas berisi <I>Hand Phone<I> (HP) Nokia tipe 1600 dan uang tunai senilai Rp 500.000.

Begitu berhasil mendapatkan barang curian, tersangka langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor Supra X ke arah Banyuanyar.

Merasa tak kehilangan akal, korban dengan dibantu warga melakukan tahap pengejaran. Tiba-tiba, saat lampu lalu-lintas di simpang lima Sumber menyala warna merah, pelaku berhenti dengan santainya.

Dari arah belakang, korban bersama sejumlah warga yang sedari tadi melakukan pengejaran langsung berteriak di tengah masyarakat lainnya dan meminta pelaku dihentikan segera. Saat itulah, korban terkepung oleh warga dan tidak dapat melarikan diri hingga akhirnya massa langsung main hakim sendiri. Akibat tindakan massa, pelaku mengalami luka serius di bagian muka.

Guna menghindari amukan massa, sesaat kemudian sejumlah polisi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengamankan tersangka.

“Karena kejadian tersebut berawal dari Colomadu, Karanganyar, maka tersangka langsung diserahkan ke Karanganyar,” tegas Kasatreskrim Poltabes Solo, Kompol Susilo Utomo mewakili Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto kepada Espos, Senin (29/3).

Dia mengatakan, agar kasus penjambretan tidak terulang kembali, masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat bepergian di tempat ramai. Hal itu terutama harus diperhatikan oleh para ibu dan anak.

pso

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…