internet
Minggu, 28 Maret 2010 19:21 WIB Hukum Share :

Terkait UN SMP, Poltabes awasi Warnet

Solo (Espos)–Sejumlah polisi berpakaian preman akan disiapkan untuk memantau ketat sejumlah Warung Internet (Warnet) dan lokasi di luar sekolah yang diduga sering dijadikan tempat transaksi jual-beli jawaban Ujian Nasional (UN). Hal itu terpaksa dilakukan guna mengamankan pelaksanaan UN SMP/MTs  tahun 2009/2010.

Demikian ditegaskan Kasatreskrim Kompol Susilo Utomo mewakili Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto kepada Espos, Sabtu (27/3). Sejauh ini, setidaknya polisi sudah mensinyalir para pelaku penipuan jawaban UN sering beraksi di lokasi yang sering didatangi sejumlah siswa, seperti di Warnet dan di lokasi ramai di dekat sekolah.

Di sisi lain, pemantauan di internal sekolah diserahkan kepada pihak pengeloa sekolah ataupun Tim Pemantau Independen (TPI).

“Berdasarkan pengalaman saat dilangsungkannya UN SMA/SMK kemarin, kewaspadaan masih perlu kami lakukan. Walau bagaimanapun kami tetap memantau sejumlah Warnet dan lokasi di luar sekolah yang sering dijadikan tempat berkerumun para siswa,” tegas dia.

pso

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…