Minggu, 28 Maret 2010 19:02 WIB Solo Share :

Tak lolos uji emisi, kendaraan pribadi bakal ditilang

Solo (Espos)–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo dalam waktu dekat akan memberi sanksi tegas bagi kendaraan pribadi yang terbukti mencemari lingkungan dan tak lolos uji emisi.

Penertiban kendaraan yang tak sehat dan tak ramah lingkungan tersebut digalakkan sebagai salah satu upaya mendukung program langit biru.
“Untuk saat ini, kami akan melakukan sosialiasasi uji emisi dulu kepada pengguna kendaraan pribadi. Karena, target kami ialah pengguna kendaraan pribadi,” ujar Kepala Bidang Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Kota Solo, Indarja saat ditemui Espos di sela-sela pelaksanaan program sosialisasi uji emisi kendaraan di halaman Kantor Dishub, Minggu (28/3).

Dalam kegiatan tersebut, puluhan kendaraan milik pribadi dan sebagian milik Pemkot Solo dilakukan uji emisi secara gratis. Sejumlah kendaraan yang lolos uji emisi langsung mendapatkan stiker penanda sebagai kendaraan lolos uji emisi dan dinyatakan ramah lingkungan.

Sebaliknya, kendaraan yang tak lolos uji emisi mendapatkan penanganan dari pihak sponsor. “Karena ini masih promosi, jadi semua uji emisi kami gratiskan. Namun, ke depannya diharapkan melakukan uji sendiri di bengkel-bengkel yang resmi,” terangnya.

Aksi uji emisi gratis tersebut mendaptkan respon positif dari pengguna kendaraan pribadi yang memanfaatkannya. Pasalnya, selain bisa menghemat uang, bagi kendaraan yang yang tak lolos uji emisi  langsung mendapatkan penanganan dari sponsor acara.

Lebih jauh Indarja menerangkan, pemberian sanksi bagi kendaraan yang tak lolos uji emisi mengacu pada UU No 22/ 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam pasal 48 UU tersebut, kata Indarja, dijelaskan bahwa semua kendaraan yang di jalan harus layak jalan.

Sosialisasi uji emisi, kata Indarja, direncanakan akan dilakukan secara berkala selama tiga bulan ke depan. Adapun targetnya ialah kendaraan pribadi yang berbahan bakar solar.

asa

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…