internet
Minggu, 28 Maret 2010 17:38 WIB Issue Share :

Puja Brata, kolaborasi tari tradisi dan kontemporer

Solo (Espos)–Empat penari kawakan yang cukup lama malang melintang di ranah kesenian tradisi mencoba berkolaborasi dengan penari kontemporer Eko Supriyanto dan Muslimin Bagus Pranowo dalam perayaan ulang tahun keenam pentas Nemlikuran di pendapa SMKN 8 Solo, Jumat (26/3) malam. Mereka adalah¬†¬† Wahyu Santoso Prabowo, Sunarno, Daryono, dan S Pamardi.

Dalam repertoar berjudul Puja Brata itu, mereka muncul dengan membawakan tarian Jawa yang banyak mempresentasikan tarian khas keraton. Namun, gerak tubuh Eko Supriyanto dan Muslimin yang mengusung bentuk tari kontemporer tak mampu menenggelamkan pesona mereka. Keunikan itu justru hadir, ketika tari tradisi mampu disandingkan dengan konsep kontemporer yang lebih modern.

Wahyu Santoso Prabowo muncul terakhir dalam tarian itu. Dalam suasana hening dia menari sambil membawakan tembang Ada-Ada Girisa. Sebuah tembang yang biasa dilontarkan para dalang ketika berada di tengah-tengah kesunyian.

“Puja Brata merupakan sebuah doa. Dalam karya ini, energi dari tari tradisi dan kontemporer bisa saling melengkapi,” ujar Wahyu yang sempat memainkan rebab sebelum menari ke atas panggung.

Sajian Puja Brata merupakan merupakan suguhan terakhir dalam perhelatan itu. Sebelumnya, dua karya ciptaan Ahmad Dipoyono berjudul Mukso dan Wireng Kebo Marcuet Joko Umbaran dipentaskan para lulusan SMKI Solo (SMKN 8 Solo). Siswa-siswa SMPLB dan SMALB Bina Karya Insani Karangayar ikut memberikan persembahan khusus dengan panduan penari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Jonet Sri Kuncoro.

hkt

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…