Minggu, 28 Maret 2010 16:10 WIB Sport Share :

Pejudo Kresna Bayu hijrah ke Riau

Semarang–Pejudo nasional asal Jawa Tengah, Kresna Bayu, berencana pindah ke Riau untuk kepentingan tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau.

“Saya sudah ditawari oleh Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Riau untuk membela provinsi ini pada pesta olahraga multievent empat tahunan mendatang,” kata Kresna Bayu, Minggu (28/3).

Menurut dia, Riau bersedia memberikan uang ganti pembinaan kepada Jawa Tengah sebesar Rp 500 juta dan dirinya mendapat uang saku dari provinsi tersebut lebih besar daripada yang diberikan Jawa Tengah.

“Uang saku yang diberikan kepada saya lebih dari Rp 6 juta per bulan. Namun, saya minta waktu satu hingga dua bulan untuk memberikan keputusan,” kata putra pelatih judo Jateng, Amin Pambudi, tersebut.

Menurut peraih medali emas SEA Games XXV/2009 Laos tersebut, dirinya masih menunggu perkembangan yang terjadi di kepengurusan judo Jawa Tengah karena sampai kini belum memiliki ketua (sudah delapan tahun tak punya ketua umum).

“Selama ini saya kalau berkomunikasi dengan Pengprov PJSI Jateng hanya dengan ayah saya. Tetapi kenyataan seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” kata Bayu yang kini menjadi PNS di lingkungan Kemenegpora Jakarta.

Menurut dia, dirinya tidak ingin ada anggapan yang salah soal dirinya.

Pelatih judo Jateng, Amin Pambudi, berharap KONI Jawa Tengah turut campur tangan untuk mencarikan figur Ketua Umum Pengprov PJSI Jateng.

“Tolonglah kami dibantu karena selama ini kami sudah berusaha mencari ketua umum untuk memimpin judo Jateng, tetapi belum berhasil. Saya sendiri tidak tahu kenapa,” katanya.

Ia mengatakan bahwa dirinya banyak mengamati di cabang olahraga lain. “Kalau mau ada musyawarah olahraga provinsi, pasti bursa calon ketua umum ramai atau banyak yang berminat,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, pihaknya sudah membuka pendaftaran untuk ketua umum. Akan tetapi, tetap tidak ada yang mendaftar. Padahal judo juga cabang yang populer karena ada jenjang event, mulai dari SEA Games, Asian Games, sampai Olimpiade.

Sejak ditinggal ketua umumnya, Sutrisno Soeharto 2002, PJSI Jateng hanya diurus oleh seorang ketua harian, Edy Suyoso dan Amin Pambudi sebagai pelatih.

ant/fid

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…