Minggu, 28 Maret 2010 13:46 WIB News Share :

Patrialis
Gayus kabur dengan nama palsu

Jakarta–Gayus Halomoan Tambunan kabur ke luar negeri menggunakan paspor palsu. Dalam paspor tersebut, dia menggunakan nama Gayus Halomoan Partahanan.

“Jadi Gayus itu meninggalkan Indonesia pakai nama Gayus Hamoloan Partahanan,” kata Menkum dan HAM Patrialis Akbar di acara Grand Opening Batavia Futsal di Jl Pahlawan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (28/3).

Patrialis mengatakan, Gayus keluar Indonesia tanggal 24 Maret 2010 pukul 20.25 WIB. Gayus membeli tiket Singapore Airlines dengan uang kontan di bandara.

“Jadi ia tanpa reservasi. Ada seat, dia bisa berangkat,” jelasnya.

Patrialis mengatakan, pihak imigrasi masih melakukan monitoring Gayus di seluruh atase imigrasi yang ada di perwakilan di seluruh dunia. Terakhir Gayus masih terdeteksi berada di Singapura.

“Di manapun kami ada, ini akan monitor Gayus masuk negara mana saja. Kami akan menginformasikan kepada kepolisian Gayus ada di mana,” ungkapnya.

Namun hingga kini, posisi Gayus tidak kunjung terendus keberadaannya. Atase imigrasi yang Indonesia miliki punya keterbatasan, hanya ada di kantor-kantor besar saja.

“Artinya di negara-negara besar yang penduduk kita banyak. Sementara Singapura pintu keluarnya banyak. Banyak jalan juga,” imbuhnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…