Minggu, 28 Maret 2010 17:17 WIB News Share :

Hendak tawuran, 10 siswa SMP ditangkap

Salatiga (Espos)–Aparat kepolisan dari Polres Salatiga menangkap 10 pelajar SMP Sultan Fatah setelah hendak melakukan bentrok dengan pelajar lain dari SMK Diponegoro, Sabtu (27/3). Para siswa tersebut diberikan pembinaan sebelum akhirnya dikembalikan ke orangtua mereka.

Menurut informasi dari kepolisian, penangkapan itu berawal saat puluhan siswa SMP Sultan Fatah menggeruduk SMK Diponegoro di Jl Kartini Salatiga. Kemudian terjadi ketegangan di antara para siswa dari kedua sekolah tersebut.

Dalam kesempatan itu, salah satu siswa SMP Sultan Fatah berinisial Wid, 14, memukul siswa SMK Diponegoro berinisial De, 15. Akibatnya, De memar. Situasi pun semakin memanas.

Beruntung, kejadian itu dilihat oleh petugas kemanan sekolah yang mencurigai akan terjadi tawuran. Petugas pun lantas menghubungi kepolisian untuk meminta bantuan.

Tak berapa lama, muncul sejumlah polisi ke lokasi kejadian. Melihat polisi datang, para siswa SMP Sultan Fatah pun kocar-kacir melarikan diri. Polisi pun dengan sigap mengejar mereka dan berhasil menangkap 10 siswa di antaranya. Mereka pun digelandang ke Mapolres Salatiga untuk diminta keterangan dan diberi pembinaan.

kha

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…