Minggu, 28 Maret 2010 20:15 WIB Karanganyar Share :

Cari Belut, warga Birono tewas tersetrum

Karanganyar (Espos)–Karno, 30, warga Dukuh Birono Desa Gemantar, Jumantono, ditemukan tewas di areal persawahan warga di Dukuh Sidodadi, Matesih, Minggu (28/3) pagi. Yang bersangkutan diduga tewas tersetrum alat pencari belut yang dibawanya.

Informasi yang dihimpun Espos menyebutkan, korban kali pertama ditemukan Suyadi, 53, warga Dukuh Sidodadi, yang juga pemilik sawah, sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu dia pergi ke sawah hendak mencangkul. Namun belum sempat bekerja, dirinya dikejutkan oleh keberadaan sesosok mayat laki-laki yang tergeletak dengan posisi tertelungkup di salah satu sudut tanah miliknya itu.

“Setelah mengetahui hal tersebut warga langsung melaporkan ke petugas Polsek Matesih. Polisi pun kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP) seperlunya,” ungkap Kapolsek Matesih, AKP Heri Ekanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso, ketika dikonfirmasi melalui telepon genggam miliknya, Minggu.

Heri menyebutkan, dari hasil visum diketahui tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan korban dipastikan meninggal karena tersetrum saat mencari belut di sekitar areal persawahan setempat. Meski mengenakan pakaian lengkap, Karno saat itu tidak mengenakan sandal dan alas kaki lain. Setelah kepastian itu, ujarnya, mayat korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

try

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…