Minggu, 28 Maret 2010 14:31 WIB Ekonomi Share :

40% Koperasi di Indonesia tidak aktif

Solo (Espos)–Sebanyak 40% dari sekitar 155.000 koperasi yang ada di Indonesia selama tahun 2009 kemarin dinyatakan tidak aktif karena sudah tidak menggelar rapat anggota tahunan (RAT).

Pemerintah sendiri melalui Kementerian Koperasi tahun ini telah mengusulkan anggaran senilai Rp 20 miliar untuk menjaring potensi koperasi yang saat ini belum tergarap maksimal.

Demikian disampaikan Deputi Kelembagaan Kementrian Koperasi dan UMKM, Mareden S, saat ditemui Espos di sela-sela seminar Koperasi Mahasiswa (Kopma) UNS Solo, Sabtu (27/3).

Seminar tersebut mengangkat tema Mewujudkan Kemajuan Ekonomi serta Kemakmuran Rakyat Indonesia melalui Peran Koperasi dan Pemuda.

Mareden mengatakan tahun 2010 ini Kementerian Koperasi melalui Gerakan Sadar Koperasi membidik potensi koperasi dari kalangan usia kerja.

Di mana, dari jumlah penduduk berusia 15 tahun ke atas, tercatat baru 27.951.247 orang atau 17% dari penduduk usia kerja yang telah menjadi anggota koperasi.

Sementara, masih ada 9.258.964 orang atau 8% yang masih menganggur dan tercatat 34.963.000 atau 15%-nya masih hidup miskin.
Pemerintah menyatakan tidak mematok target berapa persen potensi tersebut bisa terjaring dalam gerakan koperasi.

“Justru, target kami adalah kesadaran dari masyarakat itu sendiri untuk menjadi anggota koperasi.”

haw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…