Sabtu, 27 Maret 2010 14:34 WIB News Share :

Warga pesisir Sumatera Barat diminta mewaspadai banjir

Padang—  Warga yang tinggal di pesisir Sumatera Barat diminta mewaspadai banjir yang masih mengintai dalam satu bulan ke depan. Koordinator Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatera Barat, Ade Edward mengatakan, banjir berpotensi karena hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan akan masih terjadi di Sumatera Barat sebulan ke depan.

“Warga yang tinggal di pesisir pantai yang sudah menjadi langganan banjir perlu waspada, di tempat-tempat
yang biasa terkena banjir harus cepat antisipasi, kalau hujan lebih satu jam segera cari tempat aman,” kata Ade Edward, Sabtu (27/3).

Ia mengatakan, banjir di wilayah pesisir lebih cepat surutnya, satu sampai dua jam setelah hujan berhenti langsung surut, atau paling lama enam jam setelah banjir langsung surut, seperti itulah yang terjadi di kawasan Lubuk Buaya, Padang, pada Kamis lalu yang merendam lebih seribu rumah dan menewaskan satu orang lanjut usia karena kedinginan.

Ade mengingatkan banjir di wilayah pesisir akan bisa lebih besar dan sedikit lama surutnya jika terjadi pada waktu pasang laut naik. Jika banjir terjadi di Kota Padang misalnya, saat terjadi pasang maka akibatnya bisa lebih tinggi dan lama.

“Pasang naik akan terjadi seminggu lagi, karena itu warga diminta lebih waspada jika hujan kembali lebat minggu depan. Apalagi banjir jika banjir datang saatmalam ketika pergantian pasang,” katanya.


tempointeraktif/rif

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…