Sabtu, 27 Maret 2010 20:14 WIB News Share :

Said Aqil Siraj Ketum PBNU 2010-2015

Makassar— Gema takbir “Allahu Akbar” dan “shalawat badar” sambut kemenangan KH Said Aqil Siraj sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2015, mengalahkan Slamet Efendi Yusuf.

KH Said Aqil Siraj terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dengan jumlah 294 suara mengalahkan Slamet Efendi Yusuf yang hanya meraih 201 suara.

Pemilihan Ketua umum PBNU pada Muktamar ke-32 NU berlangsung aman dan tertib di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sabtu malam (27/3).

Dari 504 jumlah kertas suara yang dibagikan kepada peserta sidang pleno pemilihan Ketua Umum PBNU, hanya 495 yang menggunakan hak pilihnya.

Pada proses perhitungan suara tahap II, peserta yang berada dalam ruangan berangsur berkurang, hanya sekitar sepertiga dari kapasitas ruangan 500 orang lebih yang tetap berada di ruangan tersebut karena sebagian besar keluar ruangan untuk shalat dan makan malam, setelah terlebih dahulu memberikan hak suaranya.

Sementara dua calon ketua umum PBNU yakni Said Aqil Siraj dan Slamet Efendi Yusuf tetap berada di ruangan menyaksikan proses penghitungan suara. Selama pemilihan, peserta Muktamar yang tidak memiliki hak suara, tidak diperkenankan masuk ruangan sidang pleno, namun pihak panitia menyiapkan ratusan kursi dan beberapa monitor  TV untuk menyaksikan proses pemilihan tersebut.

Proses perhitungan suara sempat terhenti ketika angka raihan Said Aqil Siraj dipastikan menang, pada hitungan surat suara 300-an Slamet Efendi Yusuf mendekati Aqil Siraj lalu memeluknya pertanda legowo Aqil menang.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…