Sabtu, 27 Maret 2010 16:11 WIB News Share :

Panitia pemilihan jaring calon Ketum NU

Makassar–Proses penjaringan calon Ketua Umum Nahdlatul Ulama sementara berlangsung di arena Muktamar ke-32 di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu (27/3) sore ini. Sebelumnya dilakukan pemilihan Rais Am, dimana Kiai Sahal Mahfudz terpilih secara aklamasi setelah hasyim Muzadi mundur.

Penjaringan calon ketua umum ini tetap dilakukan oleh panitia pemilihan rais am yang dipimpin langsung oleh pengurus wilayah NU Sulawesi Selatan KH Zein Irwanto. Anggotanya dari perwakilan NU Kalimantan Tengah KH Abdul Rahman, perwakilan NU Sumatera dari Jambi yakni Abdul Kadir, perwakilan NU Maluku Papua Abdul Wahab dan perwakilan dari Banten, Makmur Mashar.

Rais Am mempercayakan proses penjaringan tetap dipimpin Zein, setelah nama calon mengerucut kemudian dimintai restu ke rais am. Menurut Zein proses pemilihan ketua umum hampir mirip dengan pemilihan rais am, dimulai dengan pengajuan nama-nama bakal calon yang diusulan pengurus cabang, wilayah dan perwakilan istimewa. Selanjutnya, nama-nama ini di saring, calon akan maju ke pemilihan ketua umum jika diusulkan minimal 99 suara.

Bakal calon yang lolos kemudian maju ke pemilihan tahap kedua. Pola pemilihannya tetap dilakukan secara tertutup, di mana para peserta diminta menuliskan pilihannya. Bagi calon yang mengantongi suara terbanyak akan lolos menjadi ketua umum NU periode 2010-2015.

Sebelum proses penjaringan, beberapa nama sempat muncul akan maju yakni Said Aqil Siraj, Salahuddin Wahid, Ulil Absar Abdalla, Ahmad Bagja, Masdar F Mas’udi, Slamet Effendy Yusuf dan Ali Maschan Moesa.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…