Sabtu, 27 Maret 2010 19:13 WIB Hukum Share :

Pabrik ekstasi Serpong dikendalikan dari LP Cipinang

Jakarta— Direktur IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Armad Depari mengungkapkan, operasional pabrik ekstasi di Serpong selama ini dikendalikan penghuni LP Cipinang.

“Pelaku yang mengendalikan itu, Muhammad Yusuf alias Kebot yang kini mendekam di Lapas Cipinang,” kata Arman di Jakarta, Sabtu (27/3).

Muhammad Yusuf merupakan terpidana kasus narkoba yang pada 2007 dijatuhi hukuman 13 tahun penjara.

Armad menuturkan, Kebot terungkap mengendalikan operasional pabrik ekstasi rumahan itu melalui telepon selular.

Bahkan Kebot juga diduga terlkait kasus penjualan barang bukti narkoba sebanyak 400 butir yang melibatkan jaksa Ester Thanak.

Sebelumnya, anggota Direktorat IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri menggerebek pabrik ekstasi di Perumahan Graya Raya Cluster Cendana Loka P1 No.31, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat malam (26/3) lalu.

Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan enam tersangka, yakni AS (pria), AB alias PB alias AT (pria), DW alis OK alis VV alias AN (wanita), YD (pria) dan NH (wanita), serta seorang lainnya yang diduga anggota TNI yang bertugas di Kodim Depok.

Selain itu, polisi juga menyita 12.000 pil ekstasi siap edar, lima kilogram bahan baku ekstasi berikut peralatannya dan satu unit senjata api jenis FN.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…