Sabtu, 27 Maret 2010 15:52 WIB News Share :

Hasyim Muzadi mundur, KH Sahal jadi Rais Aam

Makassar--KH Sahal Mahfudh terpilih menjadi Rais Aam PBNU 2010-2015. Sahal terpilih secara aklamasi setelah saingannya, KH Hasyim Muzadi, mengundurkan diri. Hasyim menyatakan pengunduran dirinya lewat surat yang disampaikan kepada panitia pemilihan.

“Bismillahirrahmanirrahim. Saya tidak bersedia dicalonkan Rais Aam,” kata Hasyim dalam surat yang dibacakan KH Zein Irwanto di Ruang Muzdalifah, di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/3).

Setelah itu, ketua panitia pemilihan menanyakan kepada peserta apakah bisa ditetapkan secara aklamasi KH Sahal sebagai Rais Aam. “Aklamasi!” jawab ratusan muktamirin.

Setelah itu panitia menetapkan KH Sahal resmi menjadi Rais Aam. Shalawat pendukung Sahal pun langsung membahana di ruangan Muzdalifah.

Dalam tahap pencalonan sebelumnya, KH Sahal berhasil mengungguli KH Hasyim. KH Sahal mendapat 272 suara, sementara KH Hasyim mendapat 180 suara. Sementara calon yang gugur, Sementara calon yang gugur, KH Maimun Zubair 29 suara, KH Habib Lutfi 4 suara, KH Abdullah Muhtar 2 suara, KH Maruf Amin 2 suara, KH Said Agil Siradj 1 suara, KH Makmun Zuhri 1 suara, KH Sholahudin Wahid 1 suara.

“Hasil perhitungan yang memenuhi syarat 99 suara dukungan ada dua orang,” kata Ketua Panitia Muktamar ke 32 NU, KH Hafid Usman di Ruang Muzdalifah


dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…