Jumat, 26 Maret 2010 20:06 WIB Karanganyar Share :

Soal Pasar Jumat, Pemkab geser ke hari Minggu, pedagang keberatan

Karanganyar (Espos)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar merencanakan penggeseran hari pasaran Pasar Jumat ke hari Minggu, guna penataan kompleks pasar setempat.  Namun demikian pedagang yang merasa dirugikan menolak wacana tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Karanganyar, Siti Maesyaroch, dalam penjelasannya kepada pedagang menyebutkan pemindahan ke hari Minggu terkait risiko pasar mengganggu kinerja instansi pemerintah dan swasta si sekitarnya. Hal itu setelah konsep penataan sesuai fungsi awal juga banyak mendapat protes.

“Tim Pemkab memberikan waktu selama dua bulan kepada paguyuban guna menyosialisasikan pemindahaan hari pasaran ke hari Minggu. Selain itu yang harus diperhatikan adalah upaya pendataan pedagang, jumlahnya berapa, jangan  sampai ke depan terus bertambah dan akhirnya mbludak,” ungkapnya dalam sosialisasi penataan Pasar Jumat di aula Distanbunhut, Jumat (26/3) pagi.

Siti menegaskan, pemindahan pasaran ke hari Minggu mengacu arahan Bupati kepada tim Pemkab. Dia juga menyatakan ke depan akan dilakukan pengelompokan pedagang sesuai jenis barang dagangan masing-masing agar lebih tertib. Terkait jalur lambat untuk lokasi berjualan pedagang, Kepala Distanbunhut mengatakan akan dipersempit dari depan Bank Jateng sampai pertigaan KPU.

Pada bagian lain, menanggapi rencana penataaan Pasar Jumat itu, sebagian besar pedagang tegas menyampaikan penolakannya. Hal itu karena pedagang yang dominan berasal dari luar daerah telah memiliki jadwal berjualan ditempat lain pada hari Minggu.

Pedagang lain, Suratmo, mengemukakan hal serupa. Seperti halnya Yadi, sebagai pedagang keliling dirinya juga memiliki jadwal berjualan di tempat berbeda pada hari Minggu. Menurutnya Pemkab semestinya mengakomodasi aspirasi pedagang terkait penataan Pasar Jumat.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jumat Pagi (Papatajumpa), Lestari, menegaskan pedagang umumnya berkeberatan dengan rencana pemindahan ke hari Minggu dengan alasan yang kurang lebih sama. Namun pihaknya akan terlebih dulu mencoba menyosialisasikan kebijakan dimaksud kepada para pedagang.

try

?

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…