Jumat, 26 Maret 2010 19:57 WIB Klaten Share :

Pria tak dikenal tewas tertabrak KA Lodaya

Klaten (Espos)–Seorang pria tidak dikenal ditemukan tewas setelah tertabrak kereta api (KA) Lodaya jurusan Bandung-Solo di Dukuh Gelonggong Desa Kotesan Kecamatan Prambanan, Klaten, Kamis (25/3) sore.

Informasi yang dihimpun Espos, Jumat (26/3), menyebutkan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Kala itu, KA Lodaya meluncur kencang dari arah Yogyakarta menuju Solo. Sesampainya di Duku Gelonggong Desa Kotesan, masinis kereta yang belum diketahui namanya dikagetkan dengan keberadaan seorang pria yang tidak beranjak dari rel meski sudah membunyikan klakson. Alhasil, kejadian nahas itu tidak terelakkan. Pria tersebut tewas seketika setelah mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.

Warga di sekitar lokasi kejadian tidak ada yang mengenali pria tersebut. Akan tetapi, pria tersebut ditengarai seorang pemulung yang biasa memunguti sampah di sekitar rel.

“Kami tidak kenal, tetapi kami tahu korban sering berjalan menyusuri rel setiap harinya,” papar Ramsori, 40 warga Dukuh Kongklangan Desa Sanggrahan Kecamatan Prambanan.

Jajaran Polsek Prambanan langsung menuju lokasi begitu mendapatkan laporan adanya kejadian tersebut dari pengelola Stasiun Prambanan. Kapolsek Prambanan, AKP Heru Setyaningsih memimpin langsung ke lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ada identitas yang berhasil ditemukan.

Sementara dari keterangan yang dihimpun, tidak ada warga yang mengenali korban tersebut. Diperkirakan korban berusia sekitar 35 tahun.

Kapolsek Prambanan AKP Heru Setyaningsih mewakili Kapolres Klaten AKBP Agus Djaka Santosa membenarkan adanya informasi tersebut. Heru mengatakan, diduga korban adalah seorang pemulung.

mkd

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…