Jumat, 26 Maret 2010 18:15 WIB News Share :

PKS Salatiga siapkan tiga nama Cawali

Salatiga (Espos)–Manuver politik menjelang Pilkada Salatiga 2011 terus dilakukan oleh sejumlah Parpol untuk membangun peta kekuatan. DPD PKS, meski belum secara resmi, menyatakan telah menyiapkan tiga nama kadernya untuk menduduki kursi calon Walikota Salatiga.

Ketiga nama tersebut yakni M Fathurrahman yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Salatiga, Muhammad Harris yang duduk sebagai anggota DPRD Jateng dan Budi Santoso, mantan anggota DPRD Salatiga yang duduk di kepengurusan DPD PKS Salatiga.

Ketua DPD PKS Salatiga, Latif Nahari, mengungkapkan sikap partainya yang berniat mengajukan kader internal merupakan aspirasi kader di tingkat bawah. Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan beberapa waktu lalu, jelas dia, ada 11 nama yang mencuat untuk dicalonkan sebagai Cawali. Setelah disaring lagi dengan berbagai pertimbangan, maka akhirnya yang muncul hanya tiga nama.

“Awalnya kami memang berpikir untuk mencalonkan kader kami di posisi calon wakil walikota. Namun melihat situasi yang berkembang dan adanya arahan dari DPW PKS Jateng, maka kami harus siap untuk mencalonkan kader sebagai Cawali,” paparnya, Jumat (26/3).

Meski hanya menduduki peringkat ketiga dibawah PDIP dan P Demokrat dalam Pemilu Legislatif kemarin, namun Latif optimistis mampu bersaing dengan calon lain. Besar kemungkinan PKS akan menggandeng Parpol lain untuk berkoalisi, kendati mencalonkan pasangan secara mandiri pun bisa karena memenuhi 15 persen parliamentary  threshold. Dan sangat mungkin pula, calon wakil walikota diambil dari luar PKS.

kha

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…