Jumat, 26 Maret 2010 17:44 WIB Ah Tenane Share :

Kleru nyablek

Kejadian ini dialami oleh Lady Cempluk, warga Pasar Kliwon Solo, Desember 2009 lalu. Saat itu pas siang hari, Cempluk sedang menuju ke rumah temannya, Gendhuk Nicole, di Jl Kapten Mulyadi Solo, tepatnya di depan RS Kustati.

Tujuannya untuk menawarkan dagangan aneka macam aksesoris wanita.

Setelah turun dari motor, Cempluk langsung berjalan menuju rumah tersebut. Di dekat pintu rumah, terlihat seseorang sedang njingkrung tertidur di lincak. Merasa yakin orang yang tidur itu adalah Gendhuk Nicole, Cempluk pun siap-siap membuat kejutan.

Tanpa pikir panjang, dicablek-lah orang itu keras-keras, ”Heh, bangun! Jam segini molor!” gertaknya.

Karuan saja yang dicablek geragapan kaget. Tapi lebih kaget lagi Lady Cempluk, karena yang dicablek tadi ternyata bukan Gendhuk Nicole, melainkan seorang laki-laki berambut gondrong tur brewokan!
Dengan rasa takut dan malu yang nggak ketulungan, Cempluk pun meminta maaf kepada orang itu. Beruntung, Gendhuk Nicole tidak ada di rumah, soalnya kalau sampai tahu peristiwa itu pasti Cempluk tambah malu karena bakal diledek habis-habisan.

Kiriman Ades Nirmala, Jl Bengawan Solo No 27, Semanggi RT 04/RW XI, Solo, 57117

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…