Jumat, 26 Maret 2010 11:00 WIB News Share :

3 TKI tewas tertembak di Malaysia

Surabaya— Diduga salah sasaran, tiga orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sampang, tewas tertembak Polisi Malaysia. Keluarga menuntut pemerintah Indonesia agar jenazah korban yang masih berada di Hospital Tanjung Karang Malaysia segera dipulangkan ke desanya.

Laporan tentang tewasnya tiga orang TKI itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Tobai Barat, Kec. Sokobanah, Mat Faji H Rosul. Mat Faji mengatakan sudah meminta pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Sampang untuk membantu proses pemulangan jenazah para korban.

Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertran) Dinsosnakertran Sampang, Muhadi SE, menyatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan tentang tewasnya tiga TKI tersebut, dengan mengirimkan surat kepada atase Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia.

“Meski identitas korban sudah jelas, tapi karena informasi penyebab tewasnya para korban masih simpang siur, maka kita mengirimkan surat kepada Kedutaan Besar di Malaysia untuk mendapatkan klarifikasi apakah memang tewas tertembak polisi atau disebabkan masalah lain,” ungkap Muhadi, Jumat (26/3).

Menurut Muhadi, ketiga korban adalah Abdul Sanu, 29, dengan nomor paspor A 163175, Rusdi, 28, paspor P 744374, dan Muhlis, 26, nomor paspornya belum diketahui.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…