Kamis, 25 Maret 2010 10:06 WIB News Share :

Ulil Abshar
Saya muslim tradisional yang liberal

Makassar— Ulil Abshar Abdallah, menantu KH Musthofa Bisri yang ikut maju mencalonkan diri sebagai Ketua PBNU menegaskan, dirinya memang seorang liberalis atau penganut paham Islam Liberal.

“Saya memang seorang penganut Islam Liberal, progressif tapi juga seorang muslim tradisional dalam banyak hal antara lain masih cium tangan kiai, ziarah kubur, tahlilan atau baca Barazanji, tandas Ulil yang di temui di lokasi Muktamar ke 32 NU, di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu (24/3) malam.

Meski demikian, tambah Ulil, tidak semua yang tradisional itu diikuti, misalnya yang tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman.
Salah satu contoh juga diungkap Ulil, pakaian perempuan muslim berjilbab yang mengenakan celana jins, menurut tradisi Islam Fiqhi ala NU, model pakaian tersebut tidak Islami. “Kalau saya tidak setuju itu,” imbuhnya.

Soal larangan kandidat maju bagi mereka yang menganut paham di luar Ahlu Sunnah Wal Jamaah antara lain penganut Islam Liberal, Ulil Abshar Abdallah pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) ini merasa bukan upaya penjegalan politis.

“Nggak, saya tidak katakan seperti itu. Tapi memang ada kiai yang tidak setuju gagasan saya dengan alasan pemikiran. Tapi yah ada juga karena alasan,” tutur Ulil.

Ulil mengaku, meski banyak yang menentangnya karena alasan pemikiran, tidak berarti dirinya tidak mendapat dukungan. Sebab, kiai-kiai dari Jawa Tengah dan Jawa Timur cukup memberikan apresiasi.

Lalu setelah komisi pembahas Tata Tertib menetapkan soal larangan maju bagi penganut di luar paham Ahlussunnah Wal Jamaah, Ulil menegaskan keputusan tersebut masih bisa berubah.

“Yang saya lakukan saat ini dengan teman-teman adalah bagaimana meyakinkan cabang-cabang agar Tatib tersebut segera diubah dalam waktu yang tidak lama, tandasnya.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…