Kamis, 25 Maret 2010 19:56 WIB Solo Share :

Pengamat
Jo-Dy dan Wi-Di the real candidate

Solo (Espos)–Dua pasangan calon walikota, Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Wi-Di) dan Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jo-Dy) dinilai sama-sama memiliki kekuatan dalam pertarungan di Pilkada Solo mendatang.

Hal tersebut diungkapkan pengamat hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo M Jamin seusai acara Debat Terbuka Bakal Calon Walikota/Wakil Walikota Solo yang diselenggarakan SOLOPOS di Hotel Lor Inn, Kamis (25/3).

“Menurut saya the real candidate ya dua pasangan itu (Wi-Di dan Jo-Dy). Untuk pasangan Fi-Na saya kira masih jauh dari standar kompetensi yang ada,” papar Jamin.

Dia menjelaskan, tiap-tiap pasangan yang maju dalam Pilkada Solo memiliki nilai plus dan minusnya masing-masing. Jamin menyatakan, pasangan Jo-Dy telah memiliki pengalaman dalam memimpin Solo selama lima tahun terakhir dan hal itu menjadi kekuatan tersendiri.

Selain itu, lanjut dia, Jo-Dy sebagai incumbent juga telah menguasai permasalahan yang ada di Solo sehingga akan lebih mudah dalam menjabarkan programnya. Namun, lanjut Jamin, Wi-Di juga memiliki kekuatan yaitu menawarkan hal-hal yang masih kurang selama pemerintahan Jo-Dy.

Sementara itu, calon wakil walikota, Swatinawati menjelaskan, dia dan pasangannya Pifik Mochtar memiliki komitmen untuk maju dalam Pilkada. Mengenai belum siapnya pasangan Fi-Na dalam Pilkada, dia menyatakan, dalam debat itu Pifik memang sempat grogi.

dni

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…