Kamis, 25 Maret 2010 19:08 WIB Hukum Share :

Pencuri bobol counter HP, kerugian belasan juta rupiah

Solo (Espos)–Seorang pencuri menyatroni rumah warga di Jalan Kimangun Sarkoro No 105 Banjarsari, Rabu (24/3) pukul 21.15 WIB. Akibat aksi tersebut, pemilik rumah kehilangan Hand Phone (HP) sebanyak 24 buah, sejumlah perhiasan senilai Rp 11,7 juta, dan uang tunai senilai Rp 3 juta.

Informasi yang dihimpun Espos di lapangan, aksi pencurian tersebut berawal saat pemilik rumah yang belakangan diketahui bernama Hj Ngatiyah, 55, pergi mengaji ke sebuah Mesjid di Banyuanyar pukul 19.30 WIB.

Saat bepergian, kondisi rumah kosong dan pintu terkunci rapat. Begitu kegiatan pengajian dianggap selesai, Ngatiyah pulang ke rumah. Rumah yang berada di ruas Jalan Ki Mangun Sarkoro dan berlantai dua tersebut digunakan pemiliknya untuk usaha counter HP dan rumah makan.

Aksi pencurian baru diketahui korban, saat pemilik rumah ingin mengembalikan perhiasan yang baru saja digunakan dari pengajian ke dalam almari. Namun, saat membuka almari, dirinya merasa kaget lantaran kotak yang biasa digunakan sebagai tempat perhiasan sudah berantakan. Merasa ada yang tidak beres di dalam rumahnya, Hj Ngatiyah mengecek semua isi rumah. Hingga akhirnya, yang bersangkutan mendapati HP yang dipajang dalam etalase counter HP sebanyak 24 buah berhasil dikuras pencuri. Bukan itu saja, pencuri itu juga berhasil menguras sejumlah perhiasan senilai Rp 11,7 juta dan uang tunai senilai Rp 3 juta.

“Diduga, pencuri berhasil masuk ke dalam rumah setelah naik pagar di samping rumah. Hal itu diketahui, setelah kaca pintu di lantai atas pecah,” jelas anak korban pencurian, Supriyadi, 30, saat ditemui wartawan di kediamannya, Kamis (25/3).

Dia mengatakan, sebenarnya sebuah pintu yang berada di lantai atas dalam kondisi terkunci. Namun, kunci tersebut masih menempel di pintu, sehingga memudahkan pelaku pencurian melakukan aksinya.

pso

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…