Kamis, 25 Maret 2010 16:28 WIB News Share :

MA akan klarifikasi hakim yang tangani Gayus

Pontianak–Mahkamah Agung akan meminta klarifikasi kepada hakim di Pengadilan Negeri Tangerang yang menyidangkan perkara penggelapan dan pencucian uang pegawai Ditjen Pajak Gayus T Tambunan.

“Nanti akan diminta klarifikasi dari hakim yang memeriksa perkara itu,” kata Ketua MA Harifin A Tumpa di sela kunjungan ke Pontianak, Kamis (25/3).

Menurut dia, kalau terjadi permainan oleh hakim tersebut sehingga yang dituduh menggelapkan pajak bebas, MA tidak akan tinggal diam. Namun, MA juga tidak menutup kemungkinan kalau setelah diklarifikasi putusan bebas itu murni untuk dan demi hukum serta tidak dipengaruhi siapapun.

Ia menambahkan, tahun lalu sebanyak 70 hakim telah ditangani MA karena berbagai permasalahan. “Ada yang berat, ringan dan sedang sanksi yang diberikan,” kata Harifin A Tumpa.

Dua hakim diajukan ke Majelis Kehormatan Hakim dengan keputusan dipecat dan tidak boleh berperkara. “Satu lagi hakim dalam waktu dekat mau diajukan ke majelis,” kata dia. Hakim-hakim tersebut berasal dari luar Pulau Jawa.

Gayus divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang pada 12 Maret 2010. Ia dinyatakan tidak bersalah dalam perkara penggelapan dan pencucian uang senilai Rp 395 juta.

Nama Gayus T Tambunan mencuat setelah mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji menyatakan ada dugaan aliran dana di rekening Gayus senilai Rp 25 miliar yang berasal dari penanganan kasus pajak pengusaha.

inilah/fid

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…