Kamis, 25 Maret 2010 10:36 WIB News Share :

Kongres Gay-Lesbi tetap digelar di Surabaya

Jakarta— Asosiasi Internasional Lesbian, Gay, Biseksual, Trans dan Interseks (ILGA) tetap akan mengadakan konferensi regional ke-4 di Indonesia mulai tanggal 26-28 Maret 2010. Kendati Polwiltabes Surabaya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan ini.

Hal itu dilansir dalam situs resmi ILGA, Kamis (25/3). Konferensi dengan tema yang mengangkat “LGBT ASIA Moving Forward!” diperkirakan akan diikuti lebih dari 150 aktivis Lesbian Gay Biseksual Trans dan Interseks (LGBTIQ) dari seluruh penjuru Asia.

Sekitar 100 organisasi Lesbian Gay Biseksual Trans dan Interseks saat ini telah menjadi anggota ILGA-ASIA. Gaya nusantara akan menjadi tuan rumah Konferensi ILGA Asia ke-4. Tujuan dari acara ini tak lain untuk menggerakkan komunitas LGBTIQ Asia dan ingin bersama-sama menggapai misi, visi dan tujuan organisasi. Selain itu juga ingin mempererat tali silahturahmi antar sesama anggota ILGA Asia.

Sebelumnya organisasi untuk kaum yang sama pernah didirikan, yakni International Gay Association (IGA) Tahun 1978 di Inggris. Tahun 1986, IGA kemudian menjadi ILGA. Perubahan ini untuk mencerminkan kontribusi inklusi dan lesbian.

Tahun 1980-an, jaringan kerja organisasi diperluas untuk proyek pertemuan regional dan konferensi dunia luar. Saat ini, ILGA adalah federasi seluruh dunia yang terdiri lebih dari 560 organisasi lokal, nasional dan internasional, di mana anggotanya, mewakili setiap benua dan berasal dari sekitar 90 negara.

ILGA-Asia termasuk yang terbesar dan paling beragam dalam hal cakupan area. Konferensi regional pertama diselenggarakan di Mumbai, India Tahun 2002. Kemudian berturut-turut diadakan di Cebu, Filipina, 2005. Konferensi ketiga dilaksanakan tanggal 24-27 Januari 2008 di Chiang Mai, Thailand, di mana sekitar 160 aktivis LGBT dari Asia hadir.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…