Kamis, 25 Maret 2010 20:04 WIB Hukum Share :

Ditabrak motor, dikasih Rp 100 ribu, nyawa melayang

Sleman–Nasib tragis dialami seorang pengamen bernama Aris, 16, warga Kricak, Tegalrejo, Jogja. Kamis (25/3) pagi, Aris ditemukan tewas mendadak di gedung bekas kantor Kecamatan Depok sekitar pukul 06.30 WIB. Kematian remaja yang sehari-hari berprofesi sebagai pengamen jalanan ini diketahui oleh temannya bernama Feri.

Menurut keterangan Feri saat dimintai keterangan di Mapolsek Polsek Depok Barat, Sleman, Kamis siang, malam sebelum kejadian, Aris sempat mengalami kecelakaan lalu lintas. Kepada polisi yang menangani kasus tersebut, Feri mengatakan, sekitar pukul 00.00 WIB, Aris yang sedang mengamen ditabrak oleh seorang pengendara sepeda motor di simpang empat Bulaksumur hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Setelah mendapatkan perawatan sekadarnya, oleh penabrak korban diberi uang ganti rugi pengobatan senilai Rp 100.000. Beberapa saat kemudian, Aris dan Feri berjalan kaki menuju gedung bekas kantor Kecamatan Depok untuk istirahat. Namun pada pagi harinya, korban ditemukan sudah tak bernafas lagi.

“Sekitar pukul 06.00 WIB, saksi Feri baru mengetahui jika temannya tersebut sudah tidak bernafas. Saksi kemudian langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi,” papar anggota Polsek Depok Barat, Aiptu  Agus Sugandi kepada Harian Jogja.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, terutama untuk memastikan penyebab kematian, jenazah Aris kemudian dibawa ke RSUP Dr.Sardjito, Jogja untuk divisum.

Kapolsek Depok Barat, AKP Suryo Hutomo saat dikonfirmasi harian Jogja membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Suryo, dugaan sementara korban meninggal karena mengalami luka serius pada organ dalam tubuhnya akibat kecelakaan yang terjadi.

JIBI/Harian Jogja/Rina

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…