internet
Kamis, 25 Maret 2010 21:48 WIB Hukum Share :

Curi dompet milik mahasiswi, warga NTT dihajar warga

Sleman–Aksi pengadilan massa terjadi di Depok, Sleman, Kamis (25/3) pagi. Seorang pemuda pendatang bernama Yanuarius,32, warga Jl. Soekarno-Hatta, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus bernasib apes dihajar warga, lantaran tertangkap tangan mencuri dompet milik seorang mahasiswi yang tinggal di Depok, Sleman.

Informasi yang dihimpun Harian Jogja di lokasi kejadian menyebutkan, tindak pencurian yang dilakukan Yanuarius dilakukan saat korbannya, Susi, 19, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Jogja sedang tertidur di kamar kosnya, di Gg.Nangka IV No.168 Jalan KH Wahid Hasyim, Condongcatur, Depok, Sleman. Saat tidur, korban membiarkan pintu jendela kamarnya dalam keadaan terbuka.

Saat korban tidur, yakni sekitar pukul 05.30 WIB, Yanuarius langsung beraksi. Namun apes bagi Yanuarius. Saat sedang berusaha mengambil dompet berisi uang Rp 100.000 yang diletakkan di meja di dekat jendela, Susi langsung terbangun. Mengetahui ada orang tak dikenal yang berusaha mengambil dompetnya, Susi langsung menjerit dan berteriak meminta pertolongan. Kontan, warga yang mendengar teriakan itu langsung beramai-ramai menangkap dan menghajar Yanuarius.

Beruntung, sebelum aksi pengadilan massa terlangsung semakin brutal, petugas patroli Polsek Depok Timur yang menerima laporan langsung merapat ke lokasi kejadian. Bersama barang bukti dompet milik Susi, Yanuarius langsung dibawa ke Mapolsek Depok Timur untuk menjalani pemeriksaan.

Kanit Reskrim Polsek Depok Timur, Ipda Eka Andi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang tersangka pelaku pencurian dompet. Menurut dia, pelaku masih terus diperiksa guna pengembangan kasus lebih jauh.

JIBI/Harian Jogja

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…