Rabu, 24 Maret 2010 14:22 WIB News Share :

Menkeu perintahkan investigasi 'komplotan' Gayus

Jakarta–Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menginstruksikan kepada Dirjen Pajak dan Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk menginvestigasi ‘komplotan’ Gayus Tambunan terkait kasus makelar kasus pajak Rp 25 miliar.

“Saya sudah instruksikan Dirjen Pajak, Itjen bidang investigasi untuk segera melakukan, apakah yang bersangkutan (Gayus) bekerja sendiri, ada temannya, ada atasannya yang membantu sehingga terjadi hal seperti itu,” tegas Sri Mulyani.

Hal itu disampaikannya disela-sela Seminar Nasional Mendorong Transparansi Sektor Migas Indonesia di Hotel Century Atlet, Jakarta, Rabu (24/3).

Setelah hasil penyelidikan diketahui, diharapkan bisa diketahui dimana titik lemahnya pengawasan sehingga kasus seperti ini bisa muncul. Pihak Kemenkeu mengaku siap untuk melakukan koreksi.

“Yang jelas adalah seluruh pihak bersemangat untuk tahu modus ini seperti apa. Beri kami waktu untuk membuat investigasi. Sekarang Itjen bidang investigasi sudah masuk dan Dirjen Pajak dengan tim juga sudah masuk,” imbuh Sri Mulyani.

Nama pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan mencuat sejak Komjen Susno Duadji menyebut ada markus pajak Rp 25 miliar di tubuh Polri pada Rabu 17 Maret. Gayus yang terlibat dalam kasus tersebut pun langsung menjadi sorotan.

Pada 2009, polisi menjerat Gayus dengan pasal berlapis yakni penggelapan, pencucian uang, dan tindak pidana korupsi (Tipikor). Namun dua pasal yaitu pencucian uang dan tipikor gugur di penuntutan.

Gayus pun hanya dituntut ringan dengan pasal penggelapan yaitu 1 tahun penjara dengan hukuman percobaan 1 tahun. Namun hakim PN Tangerang menilai jaksa tidak bisa membuktikan tuntutan tersebut dalam sidang 12 Maret 2010. Gayus pun melenggang bebas dan tetap mengantor seperti biasa.

Sri Mulyani mengungkapkan, saat ini aparat pajak mencapai 30.000 orang. Kemenkeu juga sudah berupaya untuk membangun sistem dengan memaksimumkan dan mengamankan seluruh penerimaan negara.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…