Rabu, 24 Maret 2010 10:53 WIB News Share :

Lily Wahid
Ada intervensi pemerintah di Muktamar NU

Makassar— Anggota Komisi I DPR RI Lily Wahid mengimbau agar peserta Muktamar NU di Makassar mewaspadai adanya intervensi pemerintah yang mengancam perpecahan di kalangan warga NU.

“Saya melihat ada intervensi pemerintah yang besar. Muktamar jangan dijadikan ajang perpecahan, kalau Muktamirin tidak hati-hati kejadian di Cipayung bisa terulang kembali,” jelas Lily di Hotel Imperial Arya Dutha, Makassar Rabu (24/3).

Menurut adik kandung Gus Dur ini, intervensi pemerintah sangat kental meski bentuknya sedikit. Di sini, ia menenggarai ada pesan ke Gubernur dan Bupati yang diarahkan ke seseorang.

Arahan seperti itu, lanjutnya dapat membuat para ulama terpecah, karena memang ada yang menginginkan para ulama ini tidak bersatu. “Mereka para ulama ini tidak pantas ditakuti mereka ini hanya menangani degradasi moral yang terjadi di negara ini,” terangnya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar Muktamirin mewaspadai intervensi-intervensi seperti itu agar tidak terulang kembali. Ia menuturkan bagaimana saat itu Gus Dur ditekan sampai-sampai pasukan dari Pangdam di turunkan.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…