Rabu, 24 Maret 2010 16:31 WIB Sukoharjo Share :

Baru beberapa bulan direhab, plafon ruang transit dewan ambrol

Sukoharjo (Espos)–Belum satu tahun direhab, plafon ruangan transit di Gedung Dewan ambrol mendadak sehingga menimpa dan merusak hampir semua perabot yang berada di bawahnya, Rabu (24/3). Akibat kejadian itu, praktis ruangan transit kini tidak bisa lagi digunakan.

Informasi yang dihimpun di tempat kejadian, ambrolnya plafon ruangan transit terjadi kurang lebih pukul 08.20 WIB. Beruntung ketika plafon runtuh, ruangan belum digunakan oleh anggota dewan sehingga ruangan tersebut dalam kondisi kosong serta masih terkunci.

Pada hari-hari aktif, ruangan transit biasanya digunakan untuk rapat fraksi, menerima tamu yang dari luar daerah yang berkunjung dalam kegiatan kunjungan kerja serta menerima masyarakat yang mengadukan nasib mereka.

Berdasar pantauan, ruangan yang berukuran kurang lebih 5×8 meter tersebut seluruh plafonnya runtuh. Belasan kursi, lemari serta hiasan yang berada di bawahnya pada Rabu pagi hingga siang kemarin akhirnya tidak bisa terlihat karena tertutup reruntuhan plafon.

Saat akan meliput, mulanya wartawan sempat mengalami kesulitan. Pasalnya, ruangan transit dalam kondisi terkunci. Sejumlah Satpol PP yang biasa berjaga di bagian depan Gedung Dewan juga tidak nampak. Bahkan ruangan sekretariat dewan (Setwan) yang biasanya penuh orang, mendadak dalam kondisi terkunci meski jarum jam baru menunjukkan pukul 13.30 WIB.

Ketua Komisi III, Sriyanto mengatakan, ambruknya plafon ruangan transit baru dia ketahui siang harinya. “Memang palfon ruangan transit ambrol. Kami juga tidak tahu apa sebabnya sebab setahu kami, ruangan itu baru direhab beberapa bulan lalu. Kenapa sekarang sudah rusak,” ujarnya. Sriyanto menambahkan, rehab ruang transit dilakukan di akhir 2009 lalu.

aps

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…