Rabu, 24 Maret 2010 16:25 WIB News Share :

Andi Kosasih diduga beri keterangan palsu soal uang Rp 24,6 miliar

Jakarta–Andi Kosasih, pengusaha yang mengaku memiliki uang Rp 24,6 miliar di rekening Gayus Tambunan kini menjadi buron polisi. Pria yang disebut Gayus sebagai rekan bisnis properti dari Batam itu diduga memberi keterangan palsu.

“Tim sedang mengejar di mana keberadaan yang bersangkutan, termasuk uang Gayus ke mana saja,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (24/3).

Edward mengatakan, Andi Kosasih diburu hingga Batam. “Doakan saja dalam 1 atau 2 jam ke depan bisa tertangkap. Nanti akan diumumkan,” katanya.

Edward mengatakan, Kosasih diduga membuat keterangan bohong atas unsur pidana yang dituduhkan kepada Gayus. Karena keterangan palsu itu, Gayus terbebas dari pasal pencucian uang.

“Setelah dicek, aliran dananya tidak sesuai dengan yang diakui,” kata Edward.

Nama Andi Kosasih mencuat hampir bersamaan dengan nama Gayus. Gayus menyebut Andi Kosasih adalah rekan bisnisnya selama ini.

Gayus juga mengaku, uang Rp 24,6 miliar di rekeningnya adalah milik Andi Kosasih yang akan dipakai untuk beberapa proyek seperti pembangunan ruko di Jakarta Utara.

Mabes Polri pada Jumat (19/3) juga menyatakan bahwa hanya Rp 395 juta dari Rp 25 miliar di rekening Gayus yang berbau pidana. Sedangkan sisanya kemudian diambil oleh Andi Kosasih yang tiba-tiba datang mengklaim bahwa uang itu miliknya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…