Selasa, 23 Maret 2010 13:46 WIB News Share :

Suhu udara di wilayah Jateng selatan kembali normal

Cilacap--Stasiun Meteorologi Cilacap menyatakan, suhu udara di wilayah Jawa Tengah bagian selatan hingga Daerah Istimewa Yogyakarta kembali normal setelah sempat mengalami peningkatan hingga posisi 33 derajat Celcius dalam beberapa pekan terakhir.

“Hingga beberapa hari ke depan, suhu udara di wilayah Jateng selatan dan DIY diprakirakan kembali normal pada kisaran 24-32 derajat Celcius setelah sempat mencapai 33 derajat Celcius dalam beberapa pekan terakhir,” kata Analis cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap, Teguh Wardoyo di Cilacap, Selasa (23/3).

Menurut dia, penurunan suhu udara tersebut dipengaruhi oleh hujan lebat yang hampir merata di sebagian wilayah Jateng dalam beberapa hari terakhir.

Kendati demikian, dia mengatakan. penurunan tersebut masih bersifat fluktuatif karena diprakirakan masih terjadi peningkatan suhu udara hingga akhir Maret mendatang.

“Suhu udara diprakirakan akan berangsur turun hingga posisi normal pada kisaran 23-32 derajat Celcius pada April mendatang. Berdasarkan pantauan kami, kondisi seperti saat ini biasa terjadi setiap tahun di wilayah Jateng selatan, khususnya Cilacap,” katanya.

Terkait prakiraan cuaca pada Rabu (24/3), dia mengatakan, wilayah Jateng selatan dan DIY diprakirakan berawan sebagian hingga berawan dan berpeluang terjadi hujan ringan hingga sedang yang kadang lebat disertai petir antara siang hingga pagi hari.

Menurut dia, suhu udara di wilayah ini diprakirakan berkisar antara 24-32 derajat Celcius dengan kelembaban 60-96 persen.

“Angin di wilayah Jateng dan DIY diprakirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam,” katanya.

Sementara untuk wilayah perairan selatan Jateng dan DIY, dia mengatakan, diprakirakan berawan sebagian hingga berawan dan berpeluang terjadi hujan ringan hingga sedang antara malam hingg pagi hari.

Menurut dia, angin di wilayah perairan bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan berkisar antara 20-40 km/jam.

“Tinggi gelombang di wilayah pantai berkisar antara 0,7-2,1 meter dan di Samudera Hindia berkisar 1,1-2,5 meter,” kata Teguh.

ant/fid

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…