Selasa, 23 Maret 2010 21:32 WIB Ekonomi Share :

STP rintis industri zat warna alam

Solo (Espos)–Solo TechnoPark (STP) mulai merintis peluang bisnis dan pengembangan industri pembuatan zat warna alam untuk batik melalui program inkubasi bisnis dan teknologi.

Selain ditarget bisa menciptakan teknologi baru pembuatan zat warna alam untuk batik sehingga mendorong perkembangan industri batik dengan pewarna alam, inkubasi bisnis dan teknologi juga diharapkan mampu menciptakan industri baru dan lapangan kerja bagi masyarakat Solo.

Demikian disampaikan Staf Rekrutmen Inkubasi Bisnis dan Teknologi STP, Yohanes Agung JP, saat ditemui Espos di STP, Selasa (23/3).

Ia menyampaikan, inkubasi ini STP menggandeng I-Cell BizTEch Incubator PT ATMI Solo, sebagai konsultan, pelatih dan pendamping.
Sementara itu, Manager I-Cell BizTech Incubator ATMI, AM Bambang Rusiantono, mengatakan pengembangan industri pembuatan zat warna alam ini tidak lepas dari permintaan pelaku usaha batik yang ada di Solo.
“Dalam inkubasi ini STP akan memberikan pelatihan kepada 25 fresh graduate yang akan dibagi menjadi lima kelompok. Satu kelompok ini yang akan melakukan riset sampai dengan business plan pembuatan zat warna alam batik, dan empat kelompok lainnya untuk pengolahan dan pengelolan terpadu sampah Kota Solo,” papar Bambang.

Riset yang dilakukan nanti, menurut Bambang, tidak akan berhenti pada tulisan melainkan prototipe produk. Sementara business plan yang akan dikembangkan diharapkan merupakan unit bisnis atau perusahaan yang visible, memiliki risiko usaha yang kecil dan diketahui berapa besar nilai investasi yang diperlukan.

haw

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…