Selasa, 23 Maret 2010 12:50 WIB News Share :

SBY lempar balik bola panas Century ke DPR

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai telah ‘melempar balik’ bola panas kasus Century ke DPR. Strategi politik yang dinilai cerdas.

“Strategi lempar bola itu menunjukkan kecerdasan politik. Seperti melempar bola panas ke DPR lagi,” kata Burhanudin Muhtadi, peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI), Selasa (23/3).

Salah satu opsi yang dilemparkan SBY kembali ke DPR dinilai sudah benar dan tepat. Yakni soal perlu persetujuan DPR terkait penggantian dana nasabah antaboga yang bersumber dari uang negara.

“Dengan demikian, DPR dalam posisi ‘tidak memiliki pilihan lain’,” ujar lulusan Australian National University itu.

Burhanudin mengambil contoh. Bila akhirnya DPR tidak menyetujui penggunaan uang negara untuk mengganti dana nasabah Antaboga, maka nasabah akan menjatuhkan kesalahan kepada Dewan.

“SBY tinggal mengatakan saja, nasabah antaboga silakan ke DPR. Kalau DPR menolak, silakan tuding DPR,” kata dia lagi.

Seperti diketahui, Pemerintah menawarkan dua opsi untuk mengatasi permasalahan nasabah reksadana PT Antaboga Delta Sekuritas.

“Opsi pertama, sumber pendanaan (penggantian Antaboga) berasal dari pendapatan negara,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Djoko Suyanto di Kantor Presiden, Senin (22/3)

Itu merupakan pola perumusan pertama penyelesaian nasabah. Untuk pilihan pertama ini, pemerintah akan mengajukan kepada DPR sesuai peraturan yang berlaku.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…