Selasa, 23 Maret 2010 19:32 WIB Boyolali Share :

Puluhan rumah di Ampel rusak disapu puting beliung

Boyolali (Espos)–Wilayah Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, kembali diterjang angin puting beliung, Selasa (23/3). Bencana yang terjadi sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB itu telah mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, sejumlah baliho dan spanduk ambruk, serta beberapa pohon tumbang.

Informasi yang dihimpun Espos, angin puting beliung tersebut melanda sejumlah desa di Kecamatan Ampel, antara lain Desa Tanduk, Desa Candi, Desa Gladagsari dan Desa Kaligentong.

Salah seorang warga Desa Kaligentong, Kecamatan Ampel, Kristiana Purwanti yang dihubungi melalui telepon genggamnya, membenarkan adanya kejadian angin puting beliung di wilayah kecamatan itu.

“Ada puluhan rumah yang atapnya rusak dan gentengnya terbang diterjang angin puting beliung tersebut. Selain itu, ada beberapa baliho dan spanduk yang dipasang di sepanjang jalan raya Ampel ambruk karena tiupan angin kencang tersebut,” ungkap Kristiana.

Hal yang sama diakui warga Dukuh Getahsari, Desa Gladagsari, Kecamatan Ampel, Daroni. Daroni mengaku sebagian genteng rumahnya terbang diterjang angin. Demikian pula sejumlah rumah tetangga juga mengalami kerusakan yang sama.

“Langit gelap karena tertutup mendung, lalu tiba-tiba datang angin kencang selama sekitar 10 menit dan disusul hujan,” tutur Daroni.

Selain puluhan rumah warga yang atapnya rusak, Daroni menyebutkan kandang ayam milik salah seorang warga setempat juga porak-poranda diterjang angin puting beliung tersebut, sehingga mengakibatkan ayam-ayam di dalam kandang yang jumlahnya mencapai ribuan ekor mati.

Menurut Daroni, kejadian itu mirip dengan kejadian angin puting beliung yang terjadi 27 Desember 2009 lalu.

Sementara warga Desa Gladagsari lainnya, Eko mengaku satu kandang ayam miliknya porak-poranda akibat terjangan angin puting beliung tersebut.

Terpisah, Camat Ampel, Susilo Hartono membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, pihaknya telah menerima laporan singkat tentang terjadinya angin puting beliung tersebut. Namun hingga pukul 19.00 WIB, pihaknya masih mendata jumlah kerusakan yang terjadi akibat bencana itu.

sry

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…